Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2 ~ Notepedia

Monday, November 2, 2015

Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2

Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2
Berikut ini adalah artikel kelanjutan dari artikel sebelumnya dengan judul yang sama sejarah perkembangan typografi bagian 1 , ada baiknya kamu membaca artikel sebelumnya agar lebih memahami urutan proses perkembangan  typografi.

Pada penjelasan sebelumnya tulisan sudah ditemukan  berupa huruf kecil (lowercase) dan huruf besar (uppercase)  dan pada abad 500-700 , pengunaan huruf besar dan kecil dijadikan satu dalam sebuah teks , penulisan teks tersebut mengunakan tulisan Celtic Half Uncial sebagai huruf kecilnya dan huruf latin traditional sebagai huruf besarnya , bentuk huruf itu dikenal dengan nama Carolingian.

Pada tahun 1200-an di Eropa adalah awal penemuan penulisan Bold atau Black (Penulisan Tebal ) yang dikenal dengan sebutan Black letter  hal ini di karenakan untuk menghemat media tulis parchment / perkamen. Bentuk  hurufnya sempit , tinggi-tinggi , berkesan berat,kaku,bersegi-segi. Makin sempit bentuk huruf,makin ekonomis, sehingga satu halaman kitab bisa memuat lebih banyak naskah.

Penulisan semakin berkembang sehingga di italia dan eropa bagian selatan pada abad 14 muncul tulisan White letter yang bentuknya bertolak belakang dengan black letter , berkesan ringan , lebih bulat-bulat dan ornamennya sedikit yang bisa jadi penemuan awal bentuk tulisan Regular.

Sejalan dimulainya era Renaissance pada abad 14 dan 15, sistem percetakan moveable type yang dikembangkan oleh Johann Guntenbergh sekitar tahun  1450-an di jerman. sejak zaman itulah pengembangan  bentuk tulisan mulai dikembangkan ,Bentuk huruf semakin bervariasi sejak Nicolas Jenson pada 1470 menciptakan Typeface berdasarkan bentuk tulisan White letter jenis huruf ini kini disebut humanist karena desainnya sangat natural, menyerupai tulisan tangan manusia. Lalu pada tahun 1500-an muncul gaya Old style yang menjadi standart di Eropa dan disekitarnya, Desainer yang mempopulerkannya adalah Geofroy Tory dan Cloude Garamond.Garamond mendesain typeface lalu menjualnya pada pihak penjual huruf seluruh Eropa sehingga menjadi Typeface Faundry Independen pertama di dunia. Pada sekitar tahun yang sama ada awal penemuan penulisan bentuk italic pertama  yang di buat oleh Franscesco Griffo  yang di tugaskan oleh Aldus Manutius , seorang  pencetak dan penerbit untuk mencari alternative penganti style roman yang di anggap telalu boros tempat. Italic pertama ini adalah sebuah typeface  tersendiri yang didasarkan dari bentuk tulisan tangan , bukan varian jenis huruf roman yang ada.

Pada tahun 1720 di Inggris Wiliam Caslon membuka typeface faundry yaitu adalah sebuah jasa pembuatan sebuah huruf . pada masa kejayaan inggris di masa itu membuat desain-desain hurufnya menjadi sebuah standart di seluruh dunia.Tahun 1757 John Barkerville mengembangkan desain typeface yang bergaya traditional.

Pada artikel berikutnya penulis akan mejelaskan mengenai sejarah perkembangan typografi bagian 3 , pada masa itu adalah masa dimana sebuah huruf dijadikan sebuah desain visual. sebelum itu  berikut ini adalah Gambaran urutan yang disesuaikan dengan penjelasan atas.nndwn


Sumber :
Rustan , Surianto  , Huruf font typogrfi, Jakarta, Indonesia : 2014
Wikipedia.org

SHARE THIS POST

Permohonan Penulis :

Penulis mengizinkan teman untuk mengutip, menggunakan, mengembangkan dan memperbanyak isi artikel ini secara bebas namun dengan tetap menyertakan nama penulis, sumber dan referensi penulis
Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2
4 / 5
Oleh

Are you Awesome? Legend has it that Awesome people can and will share this post!
Sejarah Perkembangan Typografi Bagian 2