Siklus Pengembangan Produk UX Design

Team UX Designer akan bekerja mengikutin kelima tahapan Siklus Pengembangan Produk yaitu brainstorm, definisikan (Define), merancang (Desain), uji coba(test),dan Publikasi(Launch),

Siklus Pengembangan Produk UX Design
Photo by Daria Nepriakhina 🇺🇦 on Unsplash

Pedahuluan

Mungkin kita sudah tahu setiap pembuatan produk itu memiliki banyak proses yang diperlukan, pada UX Designer berkerja secara team dan tidak dilakukan sendiri , kamu bisa baca artikel Bidang Pekerjaan User Experince (UX) agar mengetahui bagian pekerjaan UX Designer dalam sebuah team. Team UX Designer akan bekerja mengikutin kelima tahapan Siklus Pengembangan Produk yaitu brainstorm, definisikan (Define), merancang (Desain), uji coba (test),dan Publikasi (Launch), dari kelima tahapan itu mungkin berbeda penyebutannya tergantung dimana kamu bekerja tapi secara proses dan tujuan tetap sama. Saya akan menjelaskan satu persatu dari kelima tahapan yang saya ketahui dari course yang saya pelajarin, semoga bermanfaat 😉.

Brainstorm stage

Brainstorm dimaksud disini berdiskusi dengan team, berkumpul membahas projek yang akan dibuat dan membuat daftar batasan masalah yang terdapat pada produk, lalu mencari solusi atau ide yang ditambahkan pada produk, pada tahap ini team akan saling bertukar informasi dan saling memberikan masukan setiap solusi dan ide gagasan yang diberikan. Dan ditahap ini biasanya begitu lama tergantung kerumitan pada produk yang di buat, Jika sudah terselesaikan dengan menemukan semua ide dan solusi yang dibutuhkan agar menjawab semua pertayaan dari permasalah ditemukan, lalu dikumpulkan dan lanjut ke tahap berikutnya.

Tahap Definisi (define stage)

Di tahap ini mengatur semua persiapan yang perlu dilakukan dengan membagi tugas yang dibutuhkan dan mencoba menganalisa kembali dari ide gagasan dan solusi yang telah dikumpulkan, di tahap ini juga menentukan tindakan apa yang perlu dilakukan agar semua berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan nantinya. jadi seperti membuat daftar tugas yang dibutuhkan untuk di proses pada tahap selanjutnya. saya berpendapat mungkin di tahap ini membuat semacam flowchart secara garis besarnya mengenai produk yang akan dibuat.

Tahap Rancangan (Design stage)

setelah semua persiapan yang dibutuhkan telah di buat di tahap sebelumnya maka selanjut memulai tahap rancangan (Design stage), pada tahap ini sudah memasuki tahap pembuatan produk yang harus direalisasikan sesuai dengan tahap kedua tentukan, untuk Team UX Designer pada tahap ini membuat seperti wireframe, storyboard , dan simulasi prototype produk, selain itu semua proses pada tahap ini sudah harus terbentuk menjadi sebuah program atau produk , dan tugas harus dipastikan lagi semua sudah terselesaikan dan berjalan dengan baik agar dilanjutkan pada ke tahap selanjutnya.

Tahap Uji coba (Test stage)

semua proses sudah berjalan dengan baik selanjut ke tahap uji coba (Test stage), dalam tahap ini didalamnya ada tahapan lagi yaitu test internal, test stakeholder, dan test external, dan berikut urutan tahap uji coba

Test Internal

Pada uji coba di lakukan secara internal yang dimaksud adalah di uji coba oleh team yang bertangung jawab di bidang ini untuk UX Designer sendiri yang bertugas adalah UX Researcher untuk memastikan lagi apakah tampilan UX sudah bisa di lanjutkan ke test berikutnya. Pada test internal sendiri lebih memperhatikan kepada ganguan teknikal dan permasalahan kegunaan. contohnya seperti bug atau frezee pada perangkat tertentu. pada test ini produk masih disebut dengan versi alpha.

Test Stakeholder

Jika Test Internal sudah terselesaikan maka berlanjut ke uji coba Stakeholder, Stakeholder yang dimaksud ini adalah pemilik atau yang membiayain seluruh modal dalam pembuatan produk, jadi seperti orang penting yang terkait dengan produk yang dibuat, biasanya stakeholder hanya memperhatikan aturan hukum untuk aksesbilitas dan regulasi pemerintah seperti privasi dan sebagainyai agar tidak ada masalah di nantinya.

Test External

Test Terakhir diberikan kepada para user yang berpotensi yang memiliki kebutuhan akan produk yang telah dibuat, biasa para user akan mengomentari mengenai produk yang ia gunakan apakah sudah sesuai dengan dapat digunakan (useble), Menyesuaikan (Equitable), kenyamanan (enjoyble), dan berguna (useful). Pada tahap ujicoba ini produk disebut dengan versi beta

Jika ketiga tahap sudah terpenuhin dengan baik maka bisa ke tahap selanjutnya, jika tidak maka kembali ke tahap rancangan (Desain Stage), biasa proses ini akan berlansung lama dan berulang agar semua terpenuhi dan dapat ke tahap selanjutnya.

Tahap Publikasi (launch stage)

Tahap ini adalah tahap akhir dalam siklus pengembangan produk, ditahap ini produk sudah bisa untuk dipasarkan, tapi Siklus pengembangan masih tetap berlanjut karena pasti akan ada masalah yang tidak diketahui dan ditemukan oleh para user baru, maka karena memperbaharui dengan menambah versi produk nantinya dan kembali lagi tahap rancangan (Design stage).