UX Design : Define problem statement
Problem statement adalah suatu dekripsi untuk memperjelas kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh user, dimana dalam proses ini menentukan titik permasalahan yang di fokuskan kepada human-centered>.
Pendahuluan
Kita sebelumnya sudah mengetahui lima tahap dalam penelitian pengalaman user UX Research seperti emphathize, Define, Ideate,prototype danTest. Pada bagian ini menjelaskan bagian pada tahap Define salah satunya yaitu Problem Statement, pada problem statement Sebelumnya dilalui beberapa proses seperti empathy Maps, Personas, dan Journey map.
Problem statement
Problem statement adalah suatu dekripsi untuk memperjelas kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh user, dimana dalam proses ini menentukan titik permasalahan yang di fokuskan kepada human-centered. Human-centered adalah suatu prilaku atau karakter pada personal , hal ini sudah di dapatin pada personas, yaitu portfolio user yang berisikan data lengkap user berupa demographic informasi, daftar kebutuhan yang diharapkan, daftar permasalahan yang terjadi dan cerita mengenai user yang dapat di temui pada emphaty maps. Pada proses ini begitu luas dalam menentukan permasalahan tapi akan menjadi sempit ketika telah menentukan permasalahan utama yang akan diselesaikan pada tahap desain. Jadi Problem Statement itu penting dalam tahap define, lalu bagaimana membuatnya ? sebelum memahami caranya ada baiknya menerap metode yang sudah ada seperti 5W1H agar dapat mengetahui apa yang terjadi.
5W1H
Mungkin kamu sudah tahu dengan singkatan tersebut yaitu who, what, ,when, where,, why dan How jika di artikan ke dalam bahasa indonesia yaitu siapa, apa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana, metode tersebut sering kita temuin ketika kita ingin mencari sebuah informasi, sama halnya dengan UX Research hal ini menjadi suatu pertayaan kewajiban dalam menemuin permasalahan dan penyelesaian pada user, dan berikut ini saya jelaskan satu persatu meliputin:
- Who : Siapa user itu ? biasa berupa nama user yang latar belakangnya sudah diketahui sebelumnya di Personas.
- What : Apa yang di lakukan user ? berupa prilaku dan pekerjaan yang di lakukan user biasanya berupa permasalahan yang terjadi.
- When : Kapan permasalahan itu terjadi ? berupa waktu kejadian biasa berupa apa yang dirasakan user disaat permasahan itu muncul.
- Where : Dimana permasalahan itu terjadi ? berupa lokasi disaat permasalahan itu muncul
- Why : Mengapa itu sangat penting ? biasa berupa alasan yang di akibat oleh user.
- How : Bagaiamana permasalahan itu terjadi ? berupa tahapan proses dalam suatu kegiatan yang dilakukan user biasa berupa solusi, kamu bisa dapat temuin hal ini pada User Journey yang mungkin nanti saya jelaskan nantinya.
kita sudah memahami informasi mengenai user mari sekarang kita terapkan pada sebuah contoh studi kasus di bawah ini
Ilya Rahma adalah seorang ibu rumah tangga , ia tinggal bersama seorang suami dan memiliki dua anak, ia tinggal cukup jauh dari keramaian sehingga dia kesusahan dalam berbelanja kebutuhan bulanan, dia selalu kelelahan jika membawa barang belanjaan yang cukup banyak setiap bulannya, suaminya begitu sibuk sehingga ia melakukan semuanya secara sendiri.
Dari Permasalahan bisa kita indikasikan seperti:
- Who : Ilya Rahma Seorang ibu rumah tangga
- What : Ilya ingin belanja untuk kebutuhan bulanan tapi sangat begitu jauh
- Where : Ilya tinggal cukup jauh dari keramaian.
- When : Ilya selalu kelahan jika membawa barang belanjaan yang cukup banyak setiap bulannya.
- How : Ilya harus pergi cukup jauh dari rumah ke pasar, lalu di pasar dia harus melewatin banyak tahapan seperti memilih, mengantri,membayar,dan memeriksa kembali, jadi Ilya membutuhkan sesuatu memudahkannya untuk berbelanja.
Dari contoh diatas kita sudah bisa membayangkan apa yang di butuhkan oleh user, begitu banyak permasalahan disana lalu disinilah fungsi problem statement
Membuat Problem Statement
Untuk membuat formula problem statement cukup sederhana seperti di bawan ini.
Kita bisa lihat pada gambar diatas dimana username yaitu nama user dilanjutkan dengan karakteristik user seperti sifat, prilaku ,dan status , who needs berupa apa yang dibutuhkan oleh user dan because berisikan kendala dari user. kita bisa terapkan dari contoh sebelumnya.
Ilya Rahma adalah seorang ibu rumah tangga yang membutuhkan suatu memudahkannya dalam berbelanja ke pasar karena rumahnya cukup jadi dari pasar.
Penutup
masih ada proses lagi setelah Problem statement, dalam UX Research tidak sederhana yang di bayangkan bakal banyak tahapan rintangan yang perlu di lalui dalam pengembangan suatu produk. Terima kasih 😘
Post a Comment