UX Research Dalam Siklus Pengembangan Produk

UX Research Berfokus memahami perilaku, kebutuhan dan motivasi user dengan melakukan peninjauan dan umpan balik, jadi semua hal mengenai user sudah diketahui dengan melakukan penelitian

Siklus Pengembangan Produk UX Design
Photo by Daria Nepriakhina 🇺🇦 on Unsplash

Pedahuluan

UX Research Berfokus memahami perilaku, kebutuhan dan motivasi User dengan melakukan peninjauan dan umpan balik, jadi semua hal mengenai User sudah terdata dengan melakukan penelitian .Untuk UX Designer yang bertugas melakukan penelitian terhadap User adalah UX Researcher, UX research sangat di butuhkan dalam proses siklus pengembangan produk , pada catatan saya sebelumnya terdapat 5 tahap pengembangan seperti brainstorm, define, design, test, dan launch dari tahap tersebut terdapat tiga bagian UX research berupa foundational research yang terdapat di tahap awal seperti brainstorm , Design research yang terdapat pada tahap pengerjaan seperti design, dan Post-launch research yang terdapat pada tahap terakhir seperti launch. Dan berikut adalah penjelasan masing-masing pada bagian UX research.

Siklus Pengembangan Produk UX Design
Photo by Coursera Google with course Foundations of User Experience (UX) Design

Foudational research

Foundational research adalah awal dalam penelitian biasa meliputi latar belakang , tujuan, dan rumusan masalah , jadi foundational research membentuk sebuah ide atau solusi dalam menyelesaikan sebuah masalah , banyak metode yang dapat di terapkan untuk mengumpulkan data-data user seperti.

Interview

metode wawancara kepada User memang begitu efektif bisa mendapatkan banyak informasi secara langsung apa yang di butuhkan oleh User tapi untuk bagian foundational research wawancara mungkin hanya menanyakan akan kebutuhan User.

Survey

Metode survei cukup efisien untuk menerima data User yang begitu besar tapi metode ini memiliki keterbatasan pertayaan yang sama sehingga mungkin ada hal yang tidak diketahui tapi tidak diletakan sebagai pertayaan dalam survei.

Focus group

membentuk sebuah kelompok kecil untuk berdiskusi membahas mengenai kebutuhan dan masalah yang perlu diselesaikan, biasanya metode ini di batasin berupa pokok pembahasan atau tema. Contoh metode ini seperti acara hackathon.

Competitive audit

Metode ini membandingkan suatu produk dengan produk lainnya , mencari kelebihan dan kelemahan pada suatu produk, jadi metode ini mencari permasalahan dan solusi dari produk pesaing lainnnya.

Field studies

Pada metode studi lapangan ini lebih meninjau pada suatu lokasi atau lingkungan tertentu, terkadang suatu lingkungan memiliki situasi yang berbeda seperti contoh lingkungan yang memiliki permasalahan sanitasi dll.

Diary studies

metode ini adalah memberi catatan harian kepada User agar menulis semua kegiatan berupa prilaku dan aktivitas sehari-harinya contoh catatan bagi seseorang disabilitas dalam melakuakan kegiatan sehari-harinya.

Design research

Design research adalah bagian dari penelitian yang berada di tahap ketiga (Design stage) dalam siklus pengembangan produk , pada bagian penelitian ini dilakukan setelah saat proses perancangan agar mengurangin resiko ke tahap selanjutnya, jadi penelitian ini hanya memastikan produk dapat berjalan dengan baik dan mengevaluasi apa yang perlu diubah dan ditambahkan pada prototipe atau desain produk. Usability study adalah suatu teknik menguji prototipe desain produk agar dapat mengindifikasi titik kelemahan pada pengalaman User, dan berikut adalah metode yang di lakukan pada bagian penelitian ini.

A/B testing

adalah metode membuat beberapa desain produk yang berbeda, hal ini agar dapat membandingkan diantara desain yang mana lebih efektif untuk di terapkan pada sebuah produk. Seperti contoh membuat tampilan layout yang berbeda untuk sebuah app dan website.

Cafe or guerrilla studies

Metode menerima umpan balik dari User secara acak , maksud adalah menyuruh seseorang untuk menguji prototipe atau desain produk tanpa diketahui data user tersebut. Contoh Membuat stand pameran app atau website lalu menyuruh User mencobanya atau menjumpai User di sebuah cafe dan meminta tanggapan umpan balik terhadap prototipe atau desain produk.

Card Sorting

Metode mengurutkan sebuah kerangka produk , jadi produk berupa tampilan wireframe yang disusun pada sebuah kartu lalu di urutkan berdasarkan pendataan penelitian.

Intercepts

Sama seperti metode studi lapangan tapi prototipe atau desain produk di uji langsung oleh User yang memiliki potensi akan kebutuhan produk. Jadi tanggapan umpan balik menjadi lebih tinggi dan cepat karena user mengetahui apa yang mereka butuhkan.

Pos-launch research

Pos-launch research adalah bagian dari penelitian yang berada di tahap terakhir (launch stage) , dilakukan setelah produk sudah di publikasikan atau diluncurkan, pada penelitian ini dilakukan untuk membantu memvalidasi bahwa produk sudah memenuhi kebutuhan User melalui penilaian yang sudah di tetapkan sebelumnya. Ada beberpa metode penelitian yang mungkin digunakan disaat melakukan penelitian post-launch researce meliputin:

Usability studies

Metode memastikan produk berfungsi dengan baik tanpa ada kendala sama sekali.

Surveys

Pada post-launch research survei dibuat untuk mengetahui kepuasan dan perasaan User disaat menggunakan produk.

Log Analysis

Metode penelitian dengan merekam segala kegiatan User disaat menggunakan sebuah produk.